UD. LISAN ABADI "SEDIA BAHAN BAKU PAKAN TERNAK ==== PAKAN SAPI HARGA Rp. 800/kg, TELUR ORGANIK======PAKAN JADI AYAM PETELUR,"

Rabu, 20 Agustus 2008

MANFAAT DAUN ENCENG GONDOK

Daun Eceng Gondok Tingkatkan Kualitas Telur Itik

Makassar, Sinar HarapanInstalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berdasarkan pengkajiannya menyarankan pemberian daun eceng gondok pada makanan itik untuk meningkatkan kualitas telur.
Kepala IPPTP Makassar, Dr.lr. Djafar Baco menjelaskan hari Jumat (21/6), ternak itik berpotensi besar untuk dikembangkan, karena mampu memproduksi.telur yang tinggi, tidak mengerami telurnya, harganya relatif stabil dan pemasaran telur relatif murah.Salah satu faktor yang paling menentukan dalam usaha ternak itik adalah faktor makanan, sebagai kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi bagi kelangsungan hidup dan proses biologis di dalam tubuh ternak, tambahnya.
Eceng gondok merupakan guima air yang sering merusak lingkungan dan tidak dimanfaatkan dapat dipergunakan sebagai salah satu bahan makanan yang bisa menekan harga ransum.Menurut Djafar Baco, pemberian eceng gondok pada makanan itik itu, tidak mempunyai pengaruh negatif terhadap produksi telur baik dari segi berat maupun jumlah butirnya. Penggunaan eceng gondok itu berpengaruh terhadap warna kuning telur dan tebalkulit telur.Selama ini kualitas telur untuk perlakuan kontrol (pakan basal) berat telurnya rata-rata 57,7 gram/butir dan untuk perlakuan yang diberi makanan eceng gondok mencapai 59,19 gram/butir.Kontrol adalah 7,29 dan pada perlakuan yang diberi daun eceng gondok adalah 9,10.
Kemudian persentase berat kuning telur pada perlakuan kontrol 35,16 persen dan 35,99 persen pada pemberian daun eceng gondok. Rata-rata persentase berat putih telur pada perlakuan kontrol adalah 46,76 persen dan perlakuan dengan pemberian daun eceng gondok adalah 48,69 persen.Pada perlakuan kontrol (pakan basal), itik diberikan ransum basal dengan kandungan protein kasar 16,06 persen dan energi metabolisme 2544,22- kilo kalori/kg ransum.Melalui pemberian daun eceng gondok pada makanan itik diperoleh konsumsi ransum berdasarkan bahan kering sebanyak 111,79 gram/ekor/hari.Eceng gondok dapat diberikan sampai 10 persen dalam ransum.
Cara pemberiannya ransum basal ditambah daun eceng gondok dalam keadaan segar. Guna menjaga kesegaran dari daun eceng gondok, sebaiknya pengambilan dari lokasi dilakukan setiap pagi.”Sebelum diberikan, daun terlebih dahulu dicincang hingga kecil,” kata Djafar. (ant/san)
MULTI FUNGSI BEKICOT

Bekicot Lezat dan Kaya Protein Sabtu, 8 Juni, 2002 oleh: Gsianturi
Bekicot Lezat dan Kaya ProteinGizi.net - Bagi manula Indonesia bekicot mengingatkan mereka pada jaman penjajahan Jepang yang menyengsarakan, sehingga terpaksa makan bekicot. Dalam rangka memenuhi tuntutan kecukupan gizi, bekicot merupakan salah satu alternatif yang patut diperhitungkan. Creswell dan Kopiang (1981) merinci komposisi kimia bekicot, ternyata dagingnya memang kaya protein.

Cangkang bekicot kaya kalsium, dan dalam daging tersebut masih terdapat banyak asam-asam amino (tabel 1). Sementara itu sumber data lain menunjukkan, protein yang terkandung sekitar 12 gram per 100 gram dagingnya. Kandungan lain adalah lemak 1%, hidrat arang 2%, kalsium 237 mg, fospor 78 mg, Fe 1,7 mg serta vitamin B komplek terutama vitamin B2. Selain itu kandungan asam amino daging bekicot cukup menonjol. Dalam 100 gr daging bekicot kering antara lain terdiri atas leusin 4,62 gr, lisin 4,35 gr, arginin 4,88 gr, asam aspartat 5,98 gr, dan asam glutamat 8,16 gr.Bukankah daging bekicot mengandung bakteri salmonella? Memang betul! Tapi ada cara untuk mengusir bakteri tersebut, yakni teknik pengolahan yang benar.

Prosentase Komposisi Kimia Bekicot Berdasarkan Bahan Kering
No Uraian Daging Cangkang Total
1. Protein : 60,90 2,80 16,10
2. Mineral : 9,60 4,50 46,00
3. Serat kasar : 4,50 - -
4. Lemak kasar : 6,10 1,00 2,00
5. Calcium : 2,00 36,10 31,10
6. Phospor : 0,84 0,14 -
7. Lysine : 4,35 - -
8. Histidine : 1,43 - -
9. Arginin : 4,88 - -
10. Aspartic acid : 5,98 - -
11. Threonin : 2,76 - -
12. Sering : 2,96 - -
13. Glutanic acid : 8,16 - -
14. Pralin : 2,79 - -
15. Glycin : 3,82 - -
16. Alanin : 3,31 - -
17. Cystin :0,60 - -
18. Valin : 3,07 - -
19. Methionin : 1,00 - -
20. Isoleucin : 2,64 - -
21. Leucin : 4,62 - -
22. Tyrosin : 2,44 - -
23. Phenylallanin : 2,62 - -
Sumber : Kompiang dan Creswell 1980 dalam Wijayanti
(Tim Penulis Penebar Swadaya 1997)

KESIMPULAN
Dari uraian di atas dapat disimpulkan butir-butirnya sebagai berikut :
1. Bekicot sangat potensial untuk dijadikan alternatif sumber protein sebab
mengandung asam asam amino esensial yang sangat bermanfaat bagi tubuh
2. Cangkang bekicot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak alternatif, karena
harganya murah dan mudah di dapat.